Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2013

Bahaya Meninggalkan Shalat: Mengapa Shalat Tidak Boleh Ditinggalkan?

Renungan Islami • Titik Tumbuh Khazanah Bahaya Meninggalkan Shalat: Mengapa Shalat Tidak Boleh Ditinggalkan? Shalat bukan sekadar kewajiban yang dikerjakan lima kali sehari, melainkan ikatan utama seorang hamba dengan Rabb-nya. Catatan penting: Kisah Nabi Musa ‘alaihissalam dan seorang wanita yang datang membawa pengakuan dosa merupakan kisah yang populer dalam literatur dan dakwah. Kisah tersebut jangan langsung disamakan dengan hadis sahih Nabi ï·º. Untuk menjelaskan kedudukan salat dalam artikel ini, rujukan utama difokuskan pada Al-Qur’an, hadis-hadis sahih, serta penjelasan para ulama salaf. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Segala puji bagi Allah سبحانه وتعالى yang masih memberikan kepada kita nikmat iman, kesehatan, kesempatan dan waktu untuk memperbaiki diri. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepad...

Bahaya Lidah dan Keutamaan Diam

Assalamu'alaikum Wr. Wb   Ahlan Wasahlan Semuanya , semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan kepada kita semuanya dan diberikan kelancaran dalam beraktivitas . Amiennn  Ternyata lidah yang telah Allah Sw t. anugrahkan kepada kita memiliki Manfaat dan juga Madharat , karena  tidak sedikit orang bisa sukses karena lidahn ya dan tidak sedikit pula orang tergelincir karena lidahnya pula . Ternyata bahaya lidah sangat besar ya kawan , coba anda simak beberapa Qur'an dan Hadits dibawah ini   Sahl bin Sa’d berkata: Rasulullah saw bersabda : “Siapa yang menjamin untukku apa yang ada diantara dua janggutnya dan dua kakinya maka aku menjamin untuknya sorga.” (HR. Bukhari)Rasulullah saw. ditanya tentang sesuatu yang paling banyak memasukkan orang ke dalam sorga, lalu beliau bersabda: “Taqwa kepada Allah dan akhlaq yang baik.” Dan beliau ditanya tentang sesuatu yang paling banyak memasukkan orang ke dalam neraka, kemudian beluai bersabda: “Dua hal yang kosong: M...

TAKABBUR (SOMBONG)

Assalamu'alaikum Wr. Wb Ahlan Wasahlan Semuanya, semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan kepada kita semuanya. Amiennn   Dari beberapa pengalaman kami melihat beberapa karakter yang dimiliki oleh seseorang ternyata tidak sedikit orang yang bangga akan dirinya sendiri walaupun secara tidak sadar itu sudah menunjukan rasa takabbur yaitu SOMBONG karena membanggakan diri, mungkin kami paparkan beberapa gambaran tentang sifat SOMBONG (takabbur) SOMBONG (takabbur) adalah sifat hati yang terkeji (madzmumi) dan merupakan satu daripada penyakit hati yang membawa akibat kebinasaan diri. Pengertian tentang takabur dapat difahami dari maksud beberapa hadist yang berikut: Rasulullah bersabda, "Dianggap sebagai takabur itu ialah menolak apa yang benar dan mengaggap hina kepada orang lain". (HR. Muslim). Bersabda Rasulullah S.A.W kepada sahabatnya, Abu Dzar : "Takabur itu meninggalkan kebenaran dan engkau mengambil selain kebenaran. Engkau melihat orang lain denga...

ADAB-ADAB HATI bag 2

4. AMANAT Amanat “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menunaikan (mengembalikan) amanat kepada yang berhak (ahlinya).” (QS. An-Nisa’ 4:58) Jangan Khianat “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang diperca-yakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” (QS. Al-Anfal 8:27) “… Sesungguhnya Allah tidak Menyukai orang-orang yang berkhianat.” (QS. Al-Anfal 8:58) “Tanda orang munafiq itu tiga. Jika berkata-kata dusta, dan jika berjanji menyalahi dan jika dipercaya khianat.” (HR. Bukhari, Muslim) 5. TAWADHU’ Tawadhu’ Terutama dikalangan saudara-saudaranya sesama Muslim. Jangan hen-daknya ia membeda-bedakan antara yang kaya dengan yang miskin. Rasu-lullah saw. sendiri pernah berlindung kepada Allah dari sifat sombong. “Hai sekalian orang yang beriman, siapa yang murtad dari agamanya, maka Allah akan mendatangkan kaum yang kasih kepada Allah, dan dikasihi oleh Allah, merendah diri ...

ADAB-ADAB HATI bag 1

1. JUJUR Jujur Seorang Muslim harus jujur, tidak suka berdusta. Berani mengatakan yang benar, meskipun mengandung resiko bagi dirinya, tanpa takut celaan orang. Dusta merupakan salah satu sifat buruk dan tercela serta merupakan pintu gerbang menuju godaan-godaan syetan. Menjaga diri dari dosa dusta, akan menciptakan imunitas dalam jiwa yang melindungi dari bisikan dan godaan syetan, sehingga ia tetap di dalam kebersihan, kesucian dan ketinggiannya. “Sesungguhnya kebenaran itu membawa kepada kebaikan (ta’at) dan kebaikan itu membawa ke sorga. Dan seseorang membiasakan dirinya berkata benar hingga tercatat di sisi Allah siddiq. Dan dusta membawa kepada dosa sedang dosa membawa ke neraka. Dan seseorang suka berdusta hingga tercatat di sisi Allah sebagai pendusta.” (HR. Bukhari, Muslim) Manusia yang selalu melatih diri untuk kebaikan, akhirnya kebaikan itu menjadi tabi’at kebiasaannya. Dan apabila telah menjadi demikian, maka mudahlah ia melakukannya. “Tinggalkan apa y...

AHLAK KEPADA ORANG TUA

Dan Rabbmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah :’Wahai Rabbku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”.(QS. Al Isra :23-24). “Dari ayat diatas terlihat jelas bagaimana penting dan besarnya arti diri orang tua di sisi Allah Subhanahu Wa Ta ala. Jika beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta ala wajib maka berbakti kepada kedua orang tua juga wajib. Sebaliknya, kalau ingkar kepada-Nya adalah dosa besar, begitu pula durhaka kepada orang tua. Dan berbuat baik kepada orang tua bukan hanya se...

INDAHNYA MENAHAN MARAH

"Siapa yang menahan marah, padahal ia dapat memuaskannya (melampiaskannya), maka kelak pada hari kiamat, Allah akan memanggilnya di depan sekalian makhluk. Kemudian, disuruhnya memilih bidadari sekehendaknya." (HR. Abu Dawud - At-Tirmidzi) Tingkat keteguhan seseorang dalam menghadapi kesulitan hidup memang berbeda-beda. Ada yang mampu menghadapi persoalan yang sedemikian sulit dengan perasaan tenang. Namun, ada pula orang yang menghadapi persoalan kecil saja ditanggapinya dengan begitu berat. Semuanya bergantung pada kekuatan ma’nawiyah (keimananan) seseorang. Pada dasarnya, tabiat manusia yang beragam: keras dan tenang, cepat dan lambat, bersih dan kotor, berhubungan erat dengan keteguhan dan kesabarannya saat berinteraksi dengan orang lain. Orang yang memiliki keteguhan iman akan menyelurusi lorong-lorong hati orang lain dengan respon pemaaf, tenang, dan lapang dada. Adakalanya, kita bisa merasa begitu marah dengan seseorang yang menghina diri kita. Ke...

Cara Menjaga Lisan dalam Islam & 13 Penyakitnya

Cara Menjaga Lisan dalam Islam & 13 Penyakitnya 🌿 Titik Tumbuh Khazanah Kajian Akhlak & Adab Islam ← Beranda ✨ Panduan Akhlak & Penyucian Jiwa Cara Menjaga Lisan dalam Islam & 13 Penyakitnya Panduan praktis mengendalikan tutur kata, membiasakan adab berbicara yang dicintai Allah, serta mengenali 13 jenis bahaya lisan yang sanggup mengikis habi...